Tue, 28 May 2013 | 13:31
--
![]() |
| Foto ilustrasi diambil dari Antara via PortalKBR.com. |
Kepala Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbud Ramon Mohandas mengatakan pihak sekolah juga harus menggandakan materi buku Kurikulum 2013 dengan anggaran sendiri. Sebab anggaran Kemendikbud untuk Kurikulum 2013 ini dipangkas, dari Rp 2 triliun menjadi Rp 800-an miliar saja.
"Bagi sekolah yang akan mengimplementasikan kurikulum baru ini dengan menggunakan buku yang sudah disiapkan, itu harus mendapatkan pelatihan terlebih dahulu. Supaya apa yang menjadi peraturan dari kurikulum baru itu diketahui dulu oleh guru-guru yang mengimplementasikan. (Ini untuk sekolah di luar 6 ribu itu?) Iya, kalau yang ditetapkan mereka sudah jelas akan dilatih dan dibagikan bukunya. Tapi di luar itu bagi yang ingin mengimplementasikan. Syaratnya silakkan menghubungi badan SDM untuk diberikan pelatihan, bukunya konsekwensinya bukunya harus digandakan sendiri," kata Ramon di Sarapan Pagi KBR68H, Jakarta, Selasa (28/5).
Kepala Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbud Ramon Mohandas menambahkan pelatihan itu dilakukan sampai 5 hari. Sementara copy cetak buku ajaran Kurikulum akan dibagikan setelah sekolah swasta mengajukan untuk menerapkan kurikulum 2013.
Semalam Komisi Pendidikan DPR menyetujui penerapan Kurikulum 2013. Namun dana penerapan itu dipangkas sampai 50 persen lebih. Tidak hanya itu DPR juga membatasi kuota pelatihan guru dan sekolah untuk menerapkan kurikulum 2013 ini.[]
Editor: Antonius Eko

No comments:
Post a Comment