2013/05/08

kronologi penyerangan FPI terhadap perkampungan Ahmadi di desa Tenjowaringin

PANITIA PENYELENGGARA PERINGATAN HARI BESAR ISLAM
JEMAAT AHMADIYAH INDONESIA
CABANG WANASIGRA
Kp. Wanasigra – Desa Tenjowaringin – Kabupaten Tasikmalaya – Jawa Barat
Telp: 0852 2236 2644 email: kurniawardi@gmail.com; ansharpriatim@gmail.com; dodikurniawan71@gmail.com

Tasikmalaya, 07 Mei 2013

Kepada Yth.
Ketua YLBHI
Ketua LBH Bandung
Ketua Komnas HAM
STARA Institut
Wahid Institut
Koordinator Kontras
Segenap Pimpinan Media Massa

Tembusan:
Amir Nasional Jemaat Ahmadiyah Indonesia
Amir Wilayah Jawa Barat
Amir Daerah Garut
Amir Daerah Tasikmalaya-Ciamis
Humas Jemaat Ahmadiyah Indonesia
Arsip

Perihal :

KRONOLOGI PENYERANGAN SEKELOMPOK MASSA TERHADAP PERKAMPUNGAN JEMAAT AHMADIYAH INDONESIA (JAI) DI KAMPUNG WANASIGRA DAN CITEGUH DESA TENJOWARINGIN, KECAMATAN SALAWU, KABUPATEN TASIKMALAYA, PADA HARI MINGGU, 05 MEI 2013.

Peristiwa penyerangan terhadap perkampungan Jema'at Ahmadiyah Indonesia (JAI) terjadi pada Minggu dini hari, 5 Mei 2013 pukul 01.30 WIB.

Kelompok massa penyerang berjumlah sekitar 400 orang (info dari kepolisian). Mereka berkonvoi mengendarai motor dan mobil dari arah Tasikmalaya. Kendaraan-kendaraan milik mereka diparkirkan di Cikuray (Gerbang masuk ke Kampung Wanasigra). Selanjutnya sebagian besar dari mereka bergerak berjalan kaki menuju Kampung Wanasigra dengan dikawal oleh Polisi dan TNI di depan dan di belakang mereka, sementara sebagian dari mereka menjaga kendaraan di Cikuray. Sebelumnya, salah satu anggota Polisi menginformasikan kepada warga yang berjaga-jaga bahwa situasi telah aman dan memerintahkan tim keamanan dari JAI untuk bubar. Beberapa saat kemudian kelompok massa tersebut tiba di Wanasigra, kebanyakan dari mereka menggunakan helm, jaket, tetapi tidak memakai atribut apapun, mereka telah membekali diri dengan batu, senjata tajam dan alat pemukul. Setibanya di Wanasigra, tanpa ada basa-basi terlebih dahulu mereka langsung melakukan perusakan rumah-rumah dan madrasah. Ketika penyerangan berlangsung, mereka meneriakan kata-kata “SERBU..!! SERBU..!!” Kemudian juga teriakan “ALLAHU AKBAR…!!”. Kurang lebih sepuluh orang dari mereka sempat melompati pagar pengaman dan masuk area pertemuan dan melakukan perusakan terhadap kaca-kaca di dua rumah, satu mobil dan satu motor. Melihat kondisi yang membahayakan ini, beberapa warga berinisiatif untuk mengusir mereka dengan cara berteriak SERANG.. SERANG.. sehingga para penyerang mundur kembali ke kelompoknya dibalik pagar pengaman. Perusakan terjadi selama kurang lebih 10 menit, kemudian kelompok massa ini berbalik kearah Cikuray. Sepanjang perjalanan ke Cikuray, mereka merusak kaca-kaca di rumah-rumah, mushola, bangunan Sekolah, gerobak penjual makanan dan mobil-mobil yang terparkir

Selanjutnya kelompok massa ini bergerak ke kampung Nagrak menggunakan motor dan mobil. Sesampainya di Kampung Nagrak (sebelum Citeguh) mereka merusak bangunan Rumah Makan milik warga. Menghancurkan kaca-kaca & masuk ke dalam lalu mengobrak-abrik seluruh isi di rumah makan tersebut. Tidak cukup sampai disitu, mereka juga merusak kotak amal yang ada di dalam rumah makan ini. Kotak amal tersebut rencananya akan diserahkan ke Madrasah Ciomas.

Setelah itu massa bergerak menuju ke Citeguh, sesampainya di masjid Baitus Subhan Citeguh yang ada di pinggir jalan raya, kelompok massa ini langsung melakukan perusakan masjid: menghancurkan kaca-kaca jendela, melempari genting, mendobrak pintu, merubuhkan dan merusak mimbar, partisi dan lampu hias. Kemudian juga merubuhkan papan nama KDD PMI dan papan nama Masjid. Massa sempat merusak kaca-kaca dua rumah disekitar masjid dengan batu.

Selesai melakukan aksi perusakan, kelompok massa ini kemudian bergerak ke arah Tasikmalaya.

Seluruh kejadian ini berlangsung kurang lebih sekitar 30 menit.

Jumlah kerusakan materil dan perkiraan nilai kerugiannya adalah sebagai berikut:
Jenis Bangunan dan Barang Banyaknya Perkiraan Kerugian Rp.
Masjid 1 buah 10.000.000
Mushola 1 buah 600.000
Kaca jendela SD 3 buah 350.000
Madrasah 1 buah 1.600.000
Rumah warga 31 buah 13.160.000
Rumah makan 1 buah 1.300.000
Kaca Mobil sedan 1 buah 6.000.000
Kaca Truk Fuso 1 buah 2.500.000
Kaca Mobil Kijang 1 buah 1.500.000
Motor 1 buah 500.000
Gerobak makanan 2 buah 1.000.000
Jumlah Rp. 38.510.000

Peristiwa penyerangan ini terjadi ketika JAI Cabang Wanasigra Tasikmalaya sedang rehat dan mempersiapkan pelaksanaaan shalat tahajud berjamaah pada acara pertemuan anggota JAI Cabang Wanasigra. Kegiatan ini berisikan ceramah-ceramah kerohanian yang bertemakan peringatan hari besar Islam, yaitu dalam rangka menyambut Isra Mi’raj, diharapkan para anggota dapat meningkatkan semangat penghidmatan yang sesuai dengan suri tauladan akhlak Nabi Muhammad Rasulullah saw. Diantara ceramahnya bertemakan: “Hikmah Sholat”; “Pengorbanan Dalam Islam”; “Keindahan Ajaran Al-Qur’an Karim”; “Kerendahan Hati Rasulullah saw.”
Acara dimulai ba'da Jum'at, tanggal 03 Mei 2013 dan rencananya akan ditutup pada Minggu, tanggal 05 Mei 2013 sebelum Dzuhur. Sejak acara ini dibuka (Jum’at, 03 Mei 2013) pihak kepolisian dan Muspika Kecamatan Salawu meminta pihak JAI untuk menghentikan acara ini dengan alasan pertimbangan keamanan. Pihak Muspika-Polres dan pihak JAI menyepakati untuk mengerucutkan acara seperti mengurangi suara audio, meminimalisir kerumunan peserta, mengurangi durasi acara dan durasi penceramah. Kemudian pada hari kedua (Sabtu, 04 Mei 2013), pihak Muspika-Polres meminta acara dihentikan dan meminta tenda dibongkar tepat pukul 12.00 siang. Akhirnya disepati oleh Polres-Muspika dan JAI: setelah shalat Dhuhur acara akan diistirahatkan dan kegiatan akan ditutup pada hari Minggu, 05 Mei 2013 setelah shalat Subuh. Pihak kepolisian juga meminta langsung kepada pemilik tenda untuk segera membongkar tenda tersebut. Kira-kira jam 16.00 petugas tenda datang dan Kapolsek berbicara langsung dengan petugas tenda yang datang tersebut ke lokasi untuk membongkar tenda, namun karena hujan lebat dan jumlah petugas kurang, petugas tenda tidak bersedia membongkar tenda, petugas tenda menyatakan akan kembali keesokan harinya.

Kapolsek sudah menyaksikan langsung bahwa kesepakatan2 sudah dijalankan oleh pihak JAI, namun sebelum acara penutupan dilakukan, terjadilah tragedi penyerangan oleh sekelompok massa tersebut.

Demikianlah kronologis peristiwa penyerangan ini kami sampaikan, agar semua pihak dapat mengetahui kejadian yang sebenarnya. Informasi dalam kronologis ini kami kumpulkan dari tim keamanan di lapangan dan masyarakat yang jadi korban perusakan.

Wassalam,
Ketua Panitia Penyelenggara

--
Kiriman Muhammad Almahdi (http://www.facebook.com/almahdi1?hc_location=stream)
via grup FB Ahsoc Reborn: http://www.facebook.com/groups/ahsoc/permalink/589223331097496/; rilis Rabu, {11:16 8-Mei-2013}; akses: {09:10 24-Mei-2013}.
5 kliping pilihanku!: kronologi penyerangan FPI terhadap perkampungan Ahmadi di desa Tenjowaringin PANITIA PENYELENGGARA PERINGATAN HARI BESAR ISLAM JEMAAT AHMADIYAH INDONESIA CABANG WANASIGRA Kp. Wanasigra – Desa Tenjowaringin – Kabupa...

No comments:

Post a Comment

< ◘ >

My Blog List

Blog Archive

Islam Ahmadiyya » Al Islam Updates

Andreas Harsono

IndoPROGRESS

MalesBanget.com

Ketawa.com

Movienthusiast

Fiksi Lotus